Sabar Menanti Waktu Tuhan

12:38 AM Khotbah Kristen 0 Comments

Sabar Menanti Waktu Tuhan

Ada banyak orang yang sudah percaya Yesus,mengetahui kedasyatan-Nya dan kehebatan kuasa-Nya, tetapi saat diperhadapkan pada masalah, hanya berharap kepada manusia bukan kepada Tuhan. Kepercayaan kepada Tuhan hanya sekedar pengetahuan saja.

Dalam pelayanan-Nya, Tuhan Yesus banyak melakukan mujizat yang membuat orang takjub dan kemudian mereka mengikuti Dia kemanapun Dia pergi. Pada suatu waktu, ketika Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Betsaida, datanglah orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya supaya ia menjamah orang itu (Markus 8:22-25). Orang-orang membawa orang buta itu kepada Yesus, karena mereka mengetahui bahwa Yesus mempunyai kekuatan untuk menyembuhkannya. Sebagai anak Tuhan, kitapun tidak luput dari masalah yang datang silih berganti dalam hidup kita. Hal yang harus kita lakukan,yaitu:
Ayat 22: “Orang membawa kepada Yesus seorang buta itu dan mereka memohon kepada-Nya supaya Ia menjamah dia.”  Saat kita diperhadapkan pada masalah yang ada, maka bawalah masalah itu kepada Yesus. Karena Dia mengerti dan memperdulikan kita.

Ayat 23a: “Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawanya keluar kampung. Ia tidak langsung sembuh dari kebutaan-Nya.”  Kadang  kita punya masalah dan kita sudah bawa kepada Yesus, kita sudah berdoa, tetapi belum ada jawaban. Karena waktu Tuhan berbeda dengan waktu kita, sehingga harus mengikuti waktunya Tuhan dan tetap sabar untuk menantinya.

Ayat 23b: “Yesus meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya.” Ada kalanya kita mau menyelesaikan masalah dengan cara sendiri. Tetapi Yesus mempunyai berbagai  macam cara untuk menolong kita. Jalan Tuhan tidak bisa diselami oleh kita. Karena itu kita harus mengikut caranya Tuhan. 

Ayat 24: “Karena orang buta itu memandang  ke depan, yang nampak seperti pohon-pohon. Ada jawaban tetapi tidak sesuai keinginan, namun ia tetap menerima.” Disaat kita mengiginkan sesuatu untuk tercapai , namun hal itu tidak sesuai dengan keinginan kita /gagal, tidak berhasil, belum sesuai keinginan kita, jangan kita bersungut-sungut. Sesuatu yang terjadi dalam dalam hidup kita, jangan kita mengeluh, ucapkan syukur senantiasa. Ada saatnya Tuhan akan menolong kita.

Ayat 25:”Orang buta itu sungguh-sungguh melihat dan sembuh. Ia mendapat berkat yang sempurna.
     
Menanti waktu Tuhan
sumber gambar pixabay.com
Untuk mendapat berkat yang sempurna, ada hal-hal yang harus kita lewati, ada harga yang harus kita bayar. Hal-hal yang Tuhan luaskan dalam hidup kita, untuk meningkatkan kualitas iman dan kerohanian kita.

Ketika kita menerima Yesus, punya pengalaman pribadi dengan Dia, diangkat dari lembah dosa, diselamatkan oleh Tuhan dan ketika kita Tuhan luaskan mengalami masalah jangan kita bersungut-sungut, mengeluh, dan menjadi orang yang durhaka. (Bilangan 20:1-10).Kita harus meneladani kehidupan dari rasul Paulus yang menyerahkan hidupnya untuk melayani Tuhan, karena ia mengasihi Tuhan yang sudah menyelamatkannya. Juga seorang perempuan yang mengurapi Yesus dengan minyak narwastu yang mahal harganya (Markus 14:3). Perempuan itu mau melayani Yesus. Dia bawah suatu yang berharga da mempunyai nilai yang besar kepada Tuhan.Ia ingin membalas cinta Tuhan kepadanya.

Allah mengiginkan kehidupan kita untuk bertambah teguh dalam Dia (Kolose 2:6-7). Mengandalkan Tuhan bukan hal yang lain, karena Dia Allah yang pencemburu. Jangan lemah ketika ada masalah datang, tidak goyah tetapi tetap setia kepada Tuhan dan selalu melimpah dengan syukur . Karana segala perkara dapat kita tanggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepada kita (Filipi4:13). Allah sumber kekuatan kita yang akan memampukan kita serta memberikan jalan keluar terhadap masalah yang kita hadapi. Dia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, asalkan kita tetap sabar menantikan waktunya Tuhan bekerja untuk kita.  

Tuhan Memberkati

0 comments: