Tetaplah Kuat Melayani Tuhan

2:04 AM Khotbah Kristen 0 Comments

Pembacaan Firman: Markus 1:16-17

Sebagai manusia, kita perlu mewaspadai segala sesuatu. Praktek perjalanan orang-orang percaya sebagai makhluk sosial pasti saling berinteraksi dengan sesama manusia di sekitar kita. Namun terkadang terungkap bahwa mereka mau menolong, tapi kenyataan mereka pula yang mengecewakan kita. Itulah manusia, tidak semua orang dengan tulus mau membantu sesuai yang kita harapkan. Sekuat-kuatnya dia dirintangi orang, siapapun dia tidak mampu menghalanginya kalau itu sudah ditentukan oleh Tuhan menjadi bagian kita. Sebaliknya sekuat-kuatnya kita untuk memperoleh berkat itu kalau bukan ditentukan menjadi bagian kita, tidak akan kita peroleh. Nah, marilah kita semua saling mendoakan satu dengan yang lain supaya tetap kuat dan semua diberkati Tuhan. 

Yesus memanggil murid-muridnya Simon dan Andreas, mereka sedang menebarkan jala di danau sebab mereka penjala ikan (Markus 1:16). Simon lambing Gereja, profesinya sebagai nelayan tidak memiliki apa-apa, sebagian orang menganggap mereka masyarakat yang marginal. Namun pertama kali yang dilihat Yesus dan diangkat oleh Yesus untuk bersamaNya. Simon tidak pernah jauh dengan Yesus, sangat akrab dengan Yesus.  Titik kekuatan yang ada pada Simon (Matius 16:13-20). Dalam suatu perjalanan, Yesus bertanya kepada murid-muridnya, “Siapakah Anak Manusia itu ?” Yesus bertanya kepada 12 muridNya, Aku ini siapa ? tidak ada yang berani menjawab (ayat 16). Jawab Simon Petrus, Engkau Mesias Anak Allah yang hidup. Yesus mendengar jawaban dari seorang Petrus (Nelayan). Siapapun kita ada karunia-karunia yang Allah taruh di masing-masing kita. Ada Roh Kudus yang tinggal dalam kita, asalkan kita mau. Allah mampu menolong dan memberkati kita semua. Kita yang dipilih dan kepada kita akan diberi otoritas oleh Allah untuk bicara. Layanilah Allah kita semua bisa. Itulah yang terjadi kepada Simon, ayat 17 > Allahlah yang sudah menyatakan itu kepadamu. Kisah Para Rasul 1-5 ditulis oleh Petrus. Pada zaman rasul disaat orang mulai bertumbuh tampilah sosok seorang nelayan, ketika bicara tentang sorga, orang-orang pintar terkejut. Selesai berkhotbah 3000 jiwa bertobat. Kisah 3 > Seorang lumpuh yang kurang lebih 40 tahun sakit dan terjadilah penyembuhan pada saat itu. Petrus berkata “emas dan perak tidak ada padaku, dan apa yang kupunya kuberikan padamu, dalam nama Yesus Kristus orang Nasaret berjalanlah.
bekerja
sumber gambar pixabay.com
Karunia kesembuhan ada pada Petrus. Dia sokoguru Yerusalem. Sekuat-kuatnya Simon ada sisi lemahnya. Markus 14:26. Sesudah mereka nyanyikan pujian pergilah mereka ke bukit Zaitun. Kata Yesus sebelum ayam berkokok 2 kali engkau sudah menyangkal aku 3 kali. Kekokohan Petrus jelas ketika ia berdialog dengan Yesus dengan berani ia berkata tidak Tuhan – ia rela mati. Lihat ketika Yesus ditangkap Petrus menyangkal. Orang pada kaget tetapi hati nurani Petrus mulai hancur  sedihlah hati Petrus.

Titik kelemahan yang lain (Petrus). Matius 16:22. Ketika Yesus mulai menyatakan anak manusia akan ditangkap > Simon menarik Yesus – hal seperti itu jarang terjadi. Petrus seorang yang pemberani, karakternya sangat berbeda. Ia dapat begitu saja menarik Yesus. Pelayanan pekerjaan Tuhan terhadang harus dibayar seperti ini.

Ayat 23 > maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: Enyahlah Iblis, engkau jadi batu sandungan bagiku. Petrus suka ikut kata hatinya sendiri sehingga Yesus bilang engkau iblis.
Ada saatnya Tuhan izinkan kita berperang, bagaimana kita ma membela pekerjaan Tuhan. Sekuat-kuatnya kita > ingat ada satu titik tertentu kita ada dalam kelemahan.
Dalam Kisah Para Rasul 4 Petrus telah penuh dengan Roh Kudus. Melayani Tuhan, mengabarkan injil dengan begitu luar biasa. Relakanlah kehidupan kita untuk dirubah oleh Tuhan sesuai dengan kehendakNya. Jangan mengikuti kata hati kita. Pertanyakan segala sesuatu kepada Tuhan, maka kita akan mengalami dan menikmati janji Tuhan dengan indah. 

Tuhan Yesus memberkati

0 comments: