Allah Memanggil Kita Menjadi AnakNya

8:28 AM Khotbah Kristen 0 Comments

Pembacaan Firman: I Korintus 1-3, 9

Kita patut bersyukur karena kita dipanggil menjadi anak Allah dan Dia yang memanggil kita kepada persekutuan dengan anakNya Yesus Kristus, Tuhan kita adalah setia. Ia memberikan kasih karunia dan damai sejahtera serta menyertai kehidupan kita. Allah memanggil kita bukan berdasarkan status sosial kita.

Kita telah menerima anugerah keselamatan dan hal itu harus dipertahankan, karena menyangkut kekekalan. Kekekalan, pangkat, jabatan, dan hal lain yang kita miliki dalam hidup ini tidak kekal, tetapi keselamatan yang Tuhan anugerahkan kepada kita harus dikerjakan dengan takut dan gentar (Filipi 2:12).
orang tua
sumber gambar pixabay.com
Kunci untuk kita malatih keberhasilan yaitu kita harus taat, setia dan dengar-dengaran. Setiap apa yang diprogramkan untuk pelayanan, kita harus mengerjakannya supaya kita diberkati oleh tuhan, meskipun di dalam kita melayani Tuhan, seringkali harus korban perasaan. Kita tidak usah melihat kesalahan orang lain, tetapi kita harus pandang saja kepada Yesus. Tidak ada sehelai rambutpun dari kita yang akan jatuh tanpa seizin Tuhan.

Paulus sebelum bertobat adalah seorang penganiaya anak-anak Tuhan. Tetapi kemudian Tuhan memanggil dia menjadi alat untuk menyatakan kemuliaanNya. Demikianpun kita dipanggil Allah menjadi anak-anakNya untuk menyatakan kemuliaanNya. Karena itu kalau kita sudah setia kepada Tuhan, jangan kita mundur. Tantangan, masalah, tekanan yang datang dalam hidup kita, tetaplah setia kepada Tuhan. Dia Allah yang setia, yang sanggup menolong kita. Roh Kudus yang akan memampukan kita dalam menjalani hidup ini. 

Setelah kita dipanggil, dimetrai oleh Roh Kudus, jangan sampai Roh Kudus itu mundur dari kehidupan kita. Seperti halnya Saul, karena kesalahannya sendiri mengakibatkan Roh Tuhan itu mundur dari padanya. Kita tidak bisa berbuat apa-apa tanpa Roh Kudus yang menjadi penolong kita. Dia bukan hanya ada dalam hidup kita, tetapi juga penghibur di saat kita susah, memberikan jalan keluar saat kita tertutup jalan dan dapat melakukan banyak hal untuk kita.

Allah yang menciptakan langit dan bumi, yang memberikan nafas kepada umat manusia dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasNya, serta telah menyelamatkan kita akan memegang tangan kita. Ia akan menjadikan kita terang untuk bangsa-bangsa (Yesaya 42:5-7). Tetaplah setia di dalam Tuhan, meskipun ada banyak ujian yang harus kita hadapi sebab Firman Allah berkata dalam Ayub 23:10; “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.”

0 comments: