Bagaimana Meraih Berkat Tuhan

1:38 AM Khotbah Kristen 0 Comments

Pembacaan Firman : I Timotius 4:14-15

Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan padamu oleh nubuat dan penumpangan tangan siding penatua. Perhatikanlah semua itu, hiduplah didalamnya supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang.

Meraih berkat Tuhan, menikmati kebaikan Tuhan, sukses dan keberhasilan sesuai dengan Firman Tuhan tidak ada yang dapat menandingina apapun itu. Supaya kemajuanmu nyata jadikan itu suatu keinginan kita, maju dan maju jangan jalan di tempat, maju dalam pelayanan di dalam Tuhan, maju dalam tugas dan aktifitas kita setiap hari bertambah dan bertambah terus. Banyaklah memberi diri dalam pelayanan Tuhan jangan kita lalai.

Lalai (Ameleo) > Negligent pengertiannya adalah: 1) Tidak perhatian (acuh) 2) Tidak memiliki pandangan kedepan (tidak visioner). Gereja Tuhan tentunya harus memiliki pandangan kedepan (Visioner). Kita tidak akan memiliki pandangan jauh kedepan kalau kita lalai melayani Tuhan.
berkat
sumber gambar pixabay.com
Ketika kita sudah ada dalam Allah, Dia menyuruh kita pergi ke seluruh dunia dan ajarlah mereka untuk melakukan seluruh kebenaran Firman Allah, itu merupakan tanggung jawab kita semua, mengajar ke jemaat untuk bertumbuh didalam Tuhan. Semua kita punya talenta > percaya > dengar Firman Tuhan > melakukan Firman Tuhan merupakan nafas kehidupan Allah itu ada di dalam kita dan menyatu dengan Tuhan.

Aku datang supaya mereka mempunyai hidup dan hidup dalam kelimpahan dan jangan tertuju pada perkara materi. Mari kita kuat dalam Tuhan jangan lalai (Kisah 1:1) Kamu akan menerima kuasa apabila Roh Kudus turun keatasmu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem, dan seluruh Yudea dan Samaria sampai keujung bumi. Gereja meneruskan pelayanan, gunakan kesempatan melayani Tuhan, kerjakan apa saja untuk melayani Tuhan.

Orang yang lalai menggunakan karunia sebagai contoh:
1.    II Raja-raja 5:1-5
Orang Aram pernah menawan seorang gadis, ketika panglima sedang sakit tidak kebetulan seorang gadis itu di tawan dan tinggal di rumah seorang panglima itu. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh gadis tersebut untuk bersaksi. Kalau nyonya mau, pergilah ke Nabi di Samaria dan dia akan sembuh. Jadilah seperti gadis tersebut, walaupun dia tidak dikenal, dia kerjakan itu untuk kemuliaan nama Tuhan. Rahasianya kita harus taat seperti Naaman menikmati pertolongan ajaib dari Tuhan.

2.    Kisah Para Rasul 9:36-42
Tabita (Dorkas) seorang tukang jahit dan dia menggunakan profesinya bukan sekedar cari untung namun dimanfaatkan kesempatan untuk bersaksi pada orang lain, banyak berbuat baik dan memberi sedekah dan membuat banyak orang percaya. Gunakan profesi kita untuk menjadi saluran berkat dan jangan lalai. Kalau kita lalai, Allah datang untuk memindahkan kaki dian ke orang lain. Kepercayaan Tuhan jangan diabaikan karena Allah yang kita sembah adalah Allah yang hidup. Percaya akan kuasa Tuhan seperti Sandrak, Mesak dan Abednego sekalipun Tuhan tidak menolong, kami tidak akan menyembah Allah lain. Pegang janji Tuhan buktinya mereka tidak terbakar percaya saja Allah yang berkuasa sanggup menolong kita. (Wahyu 22:12) Allah datang memberi upah. Teruslah melakukan pekerjaan Tuhan, berkaryalah dalam pekerjaan Tuhan pegang kepercayaan yang Tuhan beri bagi kita.

0 comments: