Meraih Hidup yang Kekal

12:52 AM Khotbah Kristen 0 Comments

Pembacaan Firman: I Timotius 6:7-12

Kata hidup berasal dari kata:
1.    Bioz yang berarti hidup sehari-hari
2.    Psyche yang berarti pribadi individual
3.    Zoe yang berarti hidup kekal (aionios)

Baik kata “bioz” dan “psyche” hanya didapati pada saat kita hidup dan akan berakhir pada saat kita mati. Kehidupan yang ada didunia ini merupakan penentuan bagi kita untuk kehidupan yang akan datang.

Dalam kitab Roma 2:6 mengatakan Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan. Untuk bisa mendapatkan kehidupan yang kekal diawali dengan tekun berbuat baik, tekum mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidak binasaan. Tekun berarti adanya perbuatan yang tidak berubah-ubah dalam melakukan sesuatu.

berusaha
sumber gambar pixabay.com
Dalam pembacaan pokok di ayat ke tujuh mengatakan sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. Artinya mulai kita hidup sampai meninggal, hidup kita tidaklah ada apa-apanya. Ingat bahwa inilah kita sebagai manusia yang tidak ada apa-apanya dihadapan Tuhan. Ayat 12 selanjutnya mengatakan bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi. Inilah tujuan dalam membacaan alkitab saat ini. Kita diingatkan untuk merebut hidup yang kekal itu. Jawabannya adalah jika kita ingin merebut sesuatu maka kita harus bertindak, ada sebuah pengorbanan pikiran, tanaga kita untuk mendapatkan sesuatu. Ayat 11 mengatakan bahwa tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Ini merupakan hal-hal yang harus kita kejar saat ini. Ada banyak orang yang bertanding akan tetapi dalam pertandingan yang tidak benar. Ayat 12 mengingatkan kepada kita untuk bertanding dalam pertandingan yang benar. Kalau gereja berlomba dalam pertandingan yang benar maka gereja akan maju karena gereja saling menopang pekerjaan Tuhan.

Wahyu 22:12 mengatakan sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upahKu untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Berbahagialah jika kita dipercayakan sesuatu tugas. Untuk itu kita harus bertanggung jawab melakukan tanggung jawab tersebut. Jerih lelah kita diperhitungkan oleh Tuhan. Kesimpulan adalah arahkan diri pada panggilan Allah dan tetaplah bekerja karena kita tahu bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang besar dan Tuhan yang mengenal keadaan dan kondisi kita.

Tuhan Memberkati

0 comments: