Showing posts with label Berseru. Show all posts

Carilah Tuhan

Pembacaan Firman: Amos 5:4 

Tuhan memakai Amos untuk menyampaikan pesan Tuhan kepada Bangsa Israel agar mereka dapat hidup. Oleh karena kebejatan moral Bangsa Israel maka Tuhan menyatakan kuasanya untuk menghukum mereka. Akan tetapi walaupun demikian Tuhan begitu mengasihi mereka sehingga Tuhan mengirim Amos untuk menyampaikan pesan Tuhan agar supaya bangsa Israel dapat tetap hidup jika mereka tetap taat kepada Tuhan. begitu juga dengan kita jika kita taat kepada Tuhan maka kita akan hidup dan menyatakan kasih-Nya kepada kita. Marilah kita mencari Tuhan agar kita tetap hidup dan tidak terpengaruh dengan situasi disekitar kita. jika kita hidup dalam Tuhan maka Tuhan juga akan hidup di dalam kita (Amsal 8:35, Yoh 1:4.


2 (dua) kunci untuk mencari Tuhan :
1. Mencari Tuhan dengan segenap hati (Mazmur 119:10)
Mencari Tuhan berarti kita harus berusaha untuk mendapatkan-Nya. Carilah Tuhan dengan hati yang tulus dan sungguh-sungguh, Yeremia 29:13, Matius 15:8-9, 2 Timotius 3:5, Ratapan 3:14. Hampirilah hadirat Tuhan gara kita menerima dan merasakan jamahan Tuhan. carilah Tuhan dengan eribadah dan membangun rumah doa agar Tuhan tidak meninggalkan kita.

2. Selalu ada dalam jalan Tuhan (Ulangan 5:32, Yosua 1:7-9)
Jika kita dalam jalan Tuhan maka Tuhan akan membimbing kita dan menyertai, Mazmur 9:11, lbrani 11:6, Mazmur 34:4-5. Selagi Tuhan memberikan kesempatan maka pergunakanlah waktu itu. Pakailah hidup kita untuk kemuliaan nama Tuhan.

la Tidak Menyembunyikan Wajah-Nya

Pembacaan Firman: Mazmur 22:25

Tentunya kita sangat mengetahui dan pernah merasakan atau mengalami apa itu "Kesulitan", "tertekan", "dalam posisi terpuruk". Kadang kala disaat kita mengalami keadaan seperti diatas disaat kita menceritakan kepada orang lain ataupun disaat orang lain mengetahuinya maka mereka seringkali tidak peduli atau bahkan memperburuk masalah. Perlu kita sadari bahwa bisa saja kita merasa bahwa saat ini kita dalam posisi yang nyaman, keadaan yang baik, menyenangkan, akan tetapi perlu kita ingat bahwa Firman Tuhan mengatakan bahwa "Ingatlah hari-hari gelap yang banyak" yang berarti kita bisa saja tiba-tiba berada dalam posisi yang tidak menyenangkan sehingga kita harus menyadarinya.


Tuhan tidak akan menyembunyikan wjah-Nya kepada orang-orang yang mempunyai Firman Tuhan dan Roh Kudus dalam hidupnya dan Tuhan selalu melindungi kemanapun kita pergi dan berada. Cara paling mudah untuk mencari Tuhan adalah melipat lutut kita, mengangkat tangan dan berdoa kepada Tuhan maka Tuhan akan hadir dalam hidup kita, jika Tuhan telah hadir maka la akan mengangkat segala beban dan masalah hidup kita. Tuhan tidak pernah bersembunyi terhadap kehidupan kita, Yesaya 49:14-17 Tuhan berkata " Aku tidak akan melupakan engkau", Ulangan 20:1-4 " Allah tidak pernah menyembunyikan wjah-Nya kepada kita". tetapi perlu di ingat Mikha 3:4 "Kejahatanlah penyebab Tuhan bersembunyi" (Ulangan 31:17-18, Yesaya 54:8). Untuk itu berusahalah agar Tuhan tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada kita, amin.

Pandang Kepada Yesus

Pembacaan Firman: Mazmur 34:6

Dalam Ayat Firman Tuhan yang terdapat dalam Mazmur 36:6 adalah merupakan suatu rahasia untuk kita dapat awet muda karena Firman Tuhan mengatakan bahwa jika kita mengarahkan pandangan kita kepada Tuhan maka akan membuat muka kita berseri-seri. Amsal 15:13 dikatakan "Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat". Jika kita hanya memandang pada masalah yang kita hadapi maka kita akan semakin terpuruk.

Dalam mazmur 121:1-8 mengatakan bahwa Tuhan adalah Penjaga Israel walaupun bangsa Israel menghadapi begitu banyak pergumulan. Begitu juga kita sebagai anak-anak Tuhan jika kita memandang kepada Tuhan maka walaupun bayak gunung-gunung persoalan yang kita hadapi maka Tuhan akan selalu menjaga dan menolong kita, Tuhan tidak sekalipun akan tertidur jika mata kita hanya tertuju kepada-Nya. Hal ini merupakan janji Tuhan kepada kita. yang akan kita alami jika memandang kepada Tuhan Yesus adalah :



1. Tuhan Yang Menghapus Dosa Dunia (Yohanes 1:29). Orang yang memandang kepada Tuhan tersedia keselamatan. Roma 8:17 kita berhak menerima janji Allah (Ahli Waris).

2. Doa Hana (1 Sam 1:9-12, 19:20) dengan hati pedih Hana berdoa kepada Tuhan. 5 Hal yang dilakukan hana adalah : 1. Berdoa (ay 9,10) 2. Beribadah (ay 9,10) 3. Berkorban ( Ay 24,25) 4. Bernazar (Ay 26-28) S. Sujud Menyembah (ay 28).

Kejadian 26:12, menaburlah lshak dan ia mendapatkan hasil 100x lipat sebab Tuhan telah memberkati lshak. Jika kita memandang kepada Tuhan maka Tuhan akan memberkati kita, Mazmur 141:8 "Padamulah Tuhan Mataku Tertuju".

Tetap Berdoa dan Mengucap Syukur Kepada Tuhan

Pembacaan Firman: Yunus 2:4

Dan aku berkata: telah terusir aku dari hadapan mata-Mu. Mungkinkah aku memandang lagi bait-Mu yang kudus?

Kita sudah mengetahui apa yang terjadi dengan Nabi Yunus. Yunus mencoba melarikan diri dari panggilan Allah yang terjadi dalam dirinya. Ketika Yunus dipanggil oleh Allah ia mencoba melarikan diri dengan pergi ke Tarsis. Ketika Yunus masuk dalam perut ikan ia dalam keadaan utuh sehingga ia menyadari kesalahannya dan Yunus berdoa kepada Allah selama ia berada dalam perut ikan (ayat 1 dan 2).

Suatu pelajaran bagi kita melalui pembacaan Firman Tuhan ini adalah walaupun kita sedang berada dalam lembah kekelaman ada suatu tindakan yang sangat tepat yaitu berdoa kepada Tuhan. dalam Mazmur 23 pemazmur mengatakan ia berjalan dalam lembah kekelaman. Pemazmur menyadari bahwa ia sementara "berjalan" dalam lembah kekelaman dan bukan terus "tinggal" dalam lembah kekelaman, suatu saat ia meyakini akan keluar dalam lembah kekelaman tersebut. Pemazmur disaat berada dalam lembah kekelaman satu hal yang ia lakukan adalah mengarahkan dirinya kepada Tuhan.



Yunus 2:7 dikatakan Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN, dan sampailah doaku kepada-Mu, ke dalam bait-Mu yang kudus. Dalam segala hal kita harus mengucap syukur kepada Tuhan. kita harus menjadikan ucapan syukur sebagai gaya hidup kita sebagai anak Tuhan. Yunus 2:9 Tetapi aku, dengan ucapan syukur akan kupersembahkan korban kepada-Mu; apa yang kunazarkan akan kubayar. Keselamatan adalah dari TUHAN. Ketika Yunus mengucap syukur kepada Tuhan maka ikan itu memuntahkan Yunus keluar, ayat 10 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada ikan itu, dan ikan itu pun memuntahkan Yunus ke darat.

Mari kita menjadikan ucapan syukur sebagai gaya hidup kita sebagai anak-anak Tuhan dan senantiasa tetap berdoa kepada Tuhan disaat kita berjalan dalam lembah kekelaman. Satu janji Tuhan bahwa ketika kita berharap kepada-Nya maka Tuhan akan memberikan jalan keluar kepada kita. Amin.

Datang Pada Tuhan Yesus

Pembacaan Firman: Mazmur 22:25 

Sebab Ia tidak memandang hina ataupun merasa jijik kesengsaraan orang yang tertindas, dan Ia tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada orang itu, dan Ia mendengar ketika orang itu berteriak minta tolong kepada-Nya.

Ada 3 [tiga] hal yang menarik untuk disimak melalui pembacaan Alkitab kita saat ini yaitu : Hati Tuhan, la tidak menyembunyikan wajah-Nya, la mendengar.

Yang akan kita bahas saat ini adalah "Hati Tuhan" Tentunya kita sangat mengetahui dan pernah merasakan atau mengalami apa itu "Kesulitan", ”tertekan", "dalam posisi terpuruk". Kadang kala disaat kita mengalami keadaan seperti diatas disaat kita menceritakan kepada orang lain ataupun disaat orang lain mengetahuinya maka mereka beranggapan bahwa kita hanya main-main, berbohong dsb. Perlu kita sadari bahwa bisa saja kita merasa bahwa saat ini kita dalam posisi yang nyaman, keadaan yang baik, menyenangkan, akan tetapi perlu kita ingat bahwa Firman Tuhan mengatakan bahwa “lngatlah hari-hari gelap yang banyak" yang berarti kita bias saja tiba-tiba berada dalam posisi yang tidak menyenangkan sehingga kita harus menyadarinya.


Disaat kita berada dalam posisi yang tidak menyenangkan maka perlu diingat dalam Firman Tuhan Mazmur 34:19 mengatakan "TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan la menyelamatkan orang-orang yang remukjiwanya”. Tuhan mengizinkan kita mengalami masalah dengan satu tujuan yang mulia yaitu untuk melatih kita menjadi kuat dalam menghadapi persoalan hidup dan menjadi kuat dalam mengiring Tuhan. disaat kita mengalami tekanan hidup, masalah, tertekan dalam keadaan terpuruk maka disitulah Tuhan memberikan perhatian kepada kita sehingga la menyiapkan segala sesuatu yang kita butuhkan menghadapi persoalan hidup tersebut. Tuhan tidak akan pernah memandang hina jika hati kita remuk dibawah kaki-Nya. Satu pelajaran yang harus kita ingat bahwa jika kita merasa kosong dalam jiwa kita maka maka perbanyaklah duduk diam dibawah kaki Tuhan dengan menyembah-Nya dan berdoa kepada Tuhan dan merasakan hadirat-Nya hadir dalam hidup kita. siapkan lah waktu khusus untuk dapat berdoa, menyembah dan merasakan hadirat-Nya hadir memenuhi kehidupan kita sehingga kita dapat merasakan perhatian Tuhan atas kehidupan kita dan kita boleh merasakan kekuatan-Nya datang menolong kita atas persoalan yang sementara dihadapi. Amin

Kunci Mengalami Pemulihan

Pembacaan Firman: Yoel 2:25

"Aku akan memulihkan kepadamu Tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip, tentara-Ku yang besar yang Kukirim ke antara kamu."


Kita harus percaya bahwa didalam Tuhan ada berkat, pertolongan, kesembuhan dan juga pemulihan disegala aspek kehidupan kita. Tuhan Yesus sendiri berkata, "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yohanes 10:10b).  Namun untuk mengalami berkat dan pemulihan Tuhan ada syaratnya, sebagaimana disampaikan Tuhan kepada bangsa Israel, "dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka." (2 Tawarikh 7:14).

Inilah yang Tuhan kehendaku untuk kita perbuat supaya beroleh pemulihan: pertama, kita harus merendahkan diri dihadapan Tuhan dan mengakui dosa-dosa kita. Alkitab menyatakan dengan jelas bahwa "...barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan." (Matius 23:12). Merendahkan diri memiliki arti yang berbeda dari rendah diri atau minder. Merendahkan diri merupakan lawan kata dari meninggikan diri; merendahkan diri berarti membiarkan diri kita berada di tempat yang lebih rendah dari orang lain, dimana kita bersikap apa adanya, terbuka dengan kelemahan kita. Merendahkan diri dihadapan Tuhan berarti menyadari akan kekurangan, keterbatasan dan ketergantungan kita sepenuhnya kepada Tuhan; kita sadar bahwa diluar Tuhan kita tidak dapar berbuat apa-apa (baca Yohanes 15:5). Juga berarti menyadari akan keberadaan kita sebagai orang berdosa dan memohon pengampunanNya. Dan "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." (1 Yohanes 1:9). Merendahkan diri dihadapan Tuhan disebut pula sebagai orang yang rendah hati dan "...orang yang rendah hati dikasihanNya." (Amsal 3:34). Oleh karena itu marilah kita berkata jujur kepada Tuhan, mengakui segala dosa dan pelanggaran yang telah kita perbuat, maka Dia akan mengampuni dan memulihkan kita. Merendahkan diri dihadapan Tuhan dan mengakui dosa adalah awal menuju kepada pemulihan!

Alkitab menyatakan bahwa jiwa yang hancur, hati yang patah dan remuk tidak pernah dipandang hina oleh Tuhan (baca Mazmur 51:19). Sebaliknya Tuhan sangat membenci orang yang suka meninggikan diri, angkuh dan sombong seperti yang diperbuat oleh seorang Farisi saat berdoa (baca Lukas 18:9-14). Kesombongan adalah salah satu penyebab Tuhan memalingkan mukaNya terhadap seseorang, padahal disegala aspek kehidupan ini kita sangat membutuhkan Tuhan. Seseorang yang meninggikan diri juga sulit mengakui segala kelemahan dan dosa-dosanya. Jika demikian, sampai kapanpun kita tidak akan pernah menemukan pemulihan. "Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukan;" (Yesaya 2:11). Jadi "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." (Yakobus 4:6).


Yang kedua, kita harus memiliki hubunganyang karib dengan Tuhan. Banyak orang Kristen yang tekun berdoa ketika dalam masalah saja, namun saat segala sesuatunya berjalan baik dan lancar mereka tidak lagi sungguh-sungguh mencari Tuhan. Tuhan mau kita berdoa dengan tiada putus dan tidak jemu-jemu disegala keadaan. Itulah jawaban mengapa kita jarang beroleh jawaban atas doa-doa kita, yaitu karena kita tidak tekun berdoa. Mencari Tuhan harus menjadi fokus utama dalam kehidupan kita, "...sebab tidak Kau tinggalkan orang yang mencari Engkau, ya Tuhan." (Mazmur 9:11), oleh karena itu "Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!" Mazmur 105:4). Jangan hanya menginginkan berkatNya saja, sementara kita tidak mau mencari wajah-Nya. "Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?" (Lukas 18:7).

Selanjutnya, kita harus bertobat dengan sungguh: meninggalkan kehidupan lama dan hidup sebagai manusia baru (baca 2 Korintus 5:17), artinya tidak lagi hidup menurut keinginan daging, tetapi menurut pimpinan Roh Kudus. Tuhan pasti pulihkan hidup kita asal kita melakukan apa yang Tuhan kehendaki!

Jangan Bimbang

Pembacaan Firman Yakobus 1:1


Dalam pembacaan pembahasan seri khotbah saat ini Tuhan mengingatkan kepada kita bahwa Tuhan tidak menginginkan kita hidup dalam keragu-raguan. Dalam kita merencanakan sesuatu hal yang akan kita kerjakan maka kita diingatkan untuk tidak bimbang dalam arti kita jangan ragu-ragu apakah sesuatu hal tersebut akan berhasil atau tidak. Tuntuk itu kita harus melibatkan Tuhan dalam merencanakan sesuatu hal dalam kehidupan kita sehingga keberhasilan dan kesuksesan menjadi bagian dalam kehidupan kita.

jangan bimbang
sumber gambar pixabay.com

Alkitab mencatat mengenai arti kebimbangan yaitu:

  1. 1. Terombang-ambing (Efesus 4:14)
    Tuhan tidak menginginkan kita diombangambingkan dengan suatu hal yang tidak pasti karena hal itu merupakan kebimbangan
  2. 2. Tidak ada kepastian hidup (Matius 14:24).
    Kita tidak akan terbebas dari suatu angin sakal atau permasalahan hidup selama kita masih berada di dunia ini. Angin sakal berbicara mengenai berbagai-bagai persoalan hidup kita dan Tuhan tidak mau kita tidak ada pengharapan disaat kita dalam permasalahan hidup.
  3. 3. Tidak ada tujuan (Yehezkiel 34:5-6)
  4. 4. Tidak akan mendapatkan sesuatu (Yakobus 1:7)
  5. 5. Kurang percaya (Matius 14:31)
Mujizat akan kita dapatkan pada saat kita dekat dengan Tuhan sehingga tidak ada alasan untuk kita bimbang (Matius 14:31) dan Alkitab mencatat bahwa Tuhan membenci orang yang bimbang (Mazmur 119:113).
Kebimbangan merupakan tembok pemisah untuk kita mendapatkan berkat-berkat yang berasal dari Tuhan (Yakobus 1:7). "Keputusan hati" merupakan keputusan untuk hidup setia kepada Tuhan walaupun disaat kita menghadapi masalah kita tidak tahu apakah Tuhan menolong kita atau tidak.

Jika kita tidak bimbang berarti:
  1. 1. Kita mempunyai iman (Yakobus 1:6)
  2. 2. Kita dibenarkan karena iman (Roma 3:28)
Jaminan Tuhan jika kita tidak bimbang adalah:
  1. 1. Tuhan akan membawa kita pada kemenangan (Yesaya 41:10)
  2. 2. Kemenangan oleh karena Yesus Kristus (1 Korintus 15:57)
Kesimpulan
  1. 1. Kuasa Firman melepaskan kita dari kebimbangan
  2. 2. Iman adalah kunci kita menerima berkat Tuhan



Berseru Kepada Tuhan

Pembacaan Firman: I Yohanes 5:13-15

Ayat 13: Semua itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada anak Allah, tahu bahwa kamu memiliki hidup yang kekal. Ayat 14: Dan inilah keberanian percaya kita kepadaNya yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepadaNya menurut kehendakNya. Ayat 15: dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepadaNya.

Yesus mengajarkan doa yang benar yaitu:
-    Berdoa jangan seperti orang munafik, suka dipuji orang, mereka berdoa merasa tidak seperti orang lain (orang Farisi)
-    Sebagaimana pemungut cukai ia jauh berdoa sambil memukul dirinya merasa orang berdosa dan tidak layan dan Tuhan mengindahkannya.
-    Belajar berdoa/puasa secara pribadi sebagaimana teladan Yesus doa semalam suntuk Ia menyampaikan kepada murid-murindnya tidak sanggupkah kamu berdoa 1 jam saja ?
-    Berdoa menurut kehendak Allah

Ketika kehidupan Allah ada pada kita, terkadang mulai berpikir kita lebih hebat dari orang lain. Lihat kehancuran jemaat Korintus ketika mulai muncul kelompok-kelompok. Kami dari kelompok Paulus, kami dari kelompok Apolos, kami dari kelompok Yesus. Allah kecewa melihat jemaat mulai terpecah-pecah. Bukankah Firman sampaikan bahwa dimana ada persatuan disitulah berkat Allah akan tercurah ? Berdoalah menurut kehendak Allah, meminta dan saling mendoakan satu dengan yang lain, saling meneguhkan, saling membangkitkan dan merasa kita tidak lebih dari orang lain.
 
berdoa
sumber gambar pixabay.com
Contoh bagaimana doa yang dikehendakioleh Allah, Yosua pasal 1, berjalan di rencana Tuhan.
Ayat 1 sesudah Musa, Tokoh yang memimpin bangsa Israel sebagai hamba Tuhan itu mati dilanjutkan oleh Yosua.
Ayat 2 dan seterusnya….bersiaplah seberangi sungai Yordan ketika Allah memberikan perintah Tosua melakukannya. Yosua melewati beberapa daerah yang diminta Allah duduki.
Ayat 3, setiap tempat yang akan diinjak kakimu akan diberkati oleh Allah. Kepasrahan Yosua atas perintah Tuhan membuat dia berhasil. Sekuat-kuatnya kita berusaha menolong diri sendiri semakin pertolongan Tuhan jauh, namun sekuatnya kita sambil berseru kepada Tuhan sesuai kehendakNya yakinlah pertolongan itu sudah ada.

Perkawinan di Kana, Yesus juga diundang di sana, ketika mereka mulai kekurangan/kehabisan air anggur, dimana Yesus melalui kehadiran dan kuasaNya ~ isi tempayan itu dengan air sampai penuh dan merekapun mengisinya sampai penuh kemudian cedoklah ~ lihat pemimpin pesta itu menyiapkan anggur yang sudah bagus tetapi Yesus membuat anggur itu lebih bagus lagi anggur yang manis. Hadirkan anggur itu disetiap rumah tangga orang percaya. Berilah tempat untuk Yesus sebagaimana Yosua berjalan di rencana Tuhan, maka doa kita pasti dijawab oleh Tuhan. Inilah keberanian percaya, pasrah Ia akan mengabulkan doa kita ~ minta sesuai dengan kehendak Tuhan. Ketika kita membuat sesuatu perencanaan mulailah berkata kalau Tuhan berkenan. Jawaban doa yang luar biasa, doa menurut kehendak Tuhan. Ambilah waktu untuk Tuhan, Yesus jauh lebih mengerti. Andalkan Tuhan karena diberkatilah orang-orang yang mengandalkan Tuhan.